Connect with us

Edukasi

Interjection: Mengenal Kata Seru Bahasa Inggris dan Contohnya

Interjection: mengenal kata seru bahasa Inggris dan contohnya. Interjection yang lebih banyak digunakan pada speaking daripada writing.

Interjection: mengenal kata seru bahasa Inggris dan contohnya.

KAMPUNG INGGRIS CEC – Interjection: mengenal kata seru bahasa Inggris dan contohnya. Membahasa kalimat dalam bahasa Inggris memang tidak akan ada habisnya. Banyak sekali sisi yang dibahas dan dipelajari untuk memahami seluk beluk bahasa Inggris.

Salah satu yang menarik dibahas adalah interjection atau yang bisa kamu kenal dengan kata seru dalam bahasa Inggris. Interjection yang lebih banyak digunakan pada speaking daripada writing (sangat jarang pada formal atau academic writing), bisa berdiri sendiri maupun masuk di dalam kalimat.

Jika berada di dalam kalimat, interjection tidak atau hampir tidak memiliki hubungan gramatikal dengan kalimat tersebut.

Pengertian Interjection

Interjection atau kata seru adalah kata-kata yang dapat kamu gunakan untuk mengekspresikan perasaan atau emosi yang kuat. Kata seru biasanya hanya satu kata – dan tidak seperti bagian lain dari tata bahasa Inggris, kata seru tidak memengaruhi tata bahasa kalimat dengan cara apa pun.

Interjection: mengenal kata seru bahasa Inggris dan contohnya.
Interjection: mengenal kata seru bahasa Inggris dan contohnya. Photo by cottonbro on Pexels.com

Tidak masalah apa tense kalimatnya, siapa atau apa subjeknya, kata kerja apa yang kamu gunakan, atau apa pun. Kamu dapat menggunakan kata seru kapan saja, untuk menambahkan sentuhan makna ekstra.

Kata seru yang berbeda dapat digunakan untuk mengekspresikan berbagai jenis emosi atau perasaan – mulai dari kemarahan, kebahagiaan, keterkejutan, hingga antusiasme, kebosanan, dan banyak lagi.

Contohnya:

  • Ouch! That really hurt. – Aduh! Itu benar-benar menyakitkan.
  • Wow, that’s so beautiful!” – Wah, itu sangat indah!
  • Yuck, that tastes really disgusting. – Yuck, rasanya benar-benar menjijikkan.

Kata seru tidak hanya untuk emosi yang kuat atau ekstrem. Mereka juga dapat digunakan sebagai ekspresi emosi yang lebih ringan atau sopan. 

Contohnya:

  • Oh no, he’s back again – Oh tidak, dia kembali lagi.
  • Excuse me, may I leave? – Permisi, bolehkah saya pergi?
  • Oh, I’m not feeling very well. – Oh, aku sedang tidak enak badan.

Contoh Interjection

Banyak jenis kata yang berbeda dapat bertindak sebagai kata seru, dari kata-kata seperti “ya” atau “tidak”, hingga kata-kata yang lebih emosional seperti “aduh”, “hore”, atau “hei”.

Kata seru yang berbeda dapat digunakan untuk mengekspresikan berbagai jenis emosi atau perasaan mulai dari kemarahan, kebahagiaan, keterkejutan, hingga antusiasme, kebosanan, dan banyak lagi. Inilah contoh interjection, simak yuk!

Contoh InterjectionTerjemahan
ahekspresi senang
ahamengerti, keberhasilan
alasekspresi sedih atau kasihan
arghekspresi kesal, marah, frustasi
awmenyesal atau kasihan pada orang lain
bahmeremehkan, jengkel
boopenolakan, penghinaan
dearekspresi terkejut atau kasihan
ehmeminta pengulangan atau konfirmasi
erekspresi ragu-ragu
ew, ewwjijik
grrmarah, menggeram
helloekspresi sambutan
heymeminta perhatian, ekspresi terkejut
hiekspresi sambutan
hmmekspresi ragu-ragu atau ketidaksetujuan
huhterkejut acuh tak acuh, konfirmasi
mmmekspresi senang
oh, oekspresi terkejut, ekspresi perkiraan, ekspresi rasa sakit
oohtakjub
ooh-la-laolok-olok halus
oopsterkejut dengan kesalahan sendiri
ouchekspresi rasa sakit
oymeminta perhatian
pfftidak terkesan
tsk-tsk, tut-tutkecaman
uhekspresi ragu-ragu
uh-huhekspresi setuju
uh-ohkhawatir, cemas
um, ummekspresi ragu-ragu
wellekspresi terkejut
whoabingung, heran, takjub
wowterkejut

Jenis Interjection

Interjection: mengenal kata seru bahasa Inggris dan contohnya. Inilah jenis interjetion atau kata seru, yuk simak!

Interjection yang Berdiri Sendiri

Karena interjection sebenarnya bukan komponen penting dalam sebuah kalimat, interjection seringkali berdiri sendiri dan hanya berfungsi sebagai pelengkap. Tidak ada aturan khusus tentang posisi interjection. Kalian bisa meletakannya sebelum atau sesudah kalimat.

Contohnya:

  • Ouch! I just stepped on a nail! – Aduh! Aku baru saja menginjak paku!
  • Wow! I couldn’t believe he could run as fast as that! – Wow! Aku tidak menyangka dia bisa lari sekencang itu!
  • Grr! She is never on time! – Grr! Dia tidak pernah tepat waktu!
  • I forgot to buy some eggs. Ooops! – Aku lupa membeli telur. Ups!
  • Shoot! I forgot my wallet! – Sial! Aku lupa membawa dompet!

Interjection dalam Kalimat

Interjection bisa saja menjadi bagian dari kalimat. Hanya saja, interjection berperan sebagai sisipan yang memiliki arti terpisah dari kalimat lainnya. Untuk menggunakan interjection dalam kalimat, kalian harus menggunakan tanda kurung atau koma.

Contohnya:

  • Oh dear, I forget to feed my cat this morning. – Ya ampun, aku lupa memberi makan kucingku pagi ini.
  • I accidentally broke my Mother’s vase (oops), but thankfully, she haven’t noticed – Aku ga sengaja memecahkan vas Ibuku (ups), untungnya dia belum sadar.
  • You haven’t finished your homework, huh? – Kamu belum menyelesaikan PR-mu, kan?
  • Jerry fell out of his bike (ouch), when he was on his way home. – Jerry tadi terjatuh dari sepedanya, ketika dia dalam perjalanan pulang.
  • Hmmm, I’m not sure whether I should buy a new phone or not. – Hmmm, aku tidak yakin apakah aku harus membeli HP baru atau tidak.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply