Connect with us

Berita

Informasi, Syarat, dan Formasi CPNS 2019 di 32 Kementerian

Kemenpan-RB secara resmi membuka pendaftaran rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS). Berikut 32 Kementerian yang telah mengumumkan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019

CEC Kampung Inggris – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) secara resmi membuka pendaftaran rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 11 November 2019 silam.

Keputusan tersebut tertuang dalam pengumuman yang dikeluarkan oleh Kemenpan-RB Nomor: B/1069/M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019 di lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah.

Pendaftaran tersebut nantinya akan dilakukan secara daring (online) melalui laman sscasn. bkn.go.id.

Informasi, Syarat, dan Formasi CPNS 2019 di 32 Kementerian

Alur Pendaftaran CPNS, Sumber: sscn.bkn.go.id
Alur Pendaftaran CPNS, Sumber: sscn.bkn.go.id

Berikut 32 Kementerian yang telah mengumumkan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019:

1. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi mengumumkan pembukaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 di lingkungannya melalui situs resmi Kemenpora pada Senin, 11 November 2019.

Berdasarkan pengumuman Nomor: 11. 8. 1/BI/XI/2019 tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kemenpora, kementerian yang membidangi urusan pemuda dan olahraga tersebut membutuhkan total 11 formasi jabatan di lingkungan Kemenpora.

Dalam pengumuman tersebut disebutkan, pihak Kemenpora membagi kriteria pelamar menjadi empat klasifikasi, yakni umum, lulusan terbaik atau cumlaude, putra atau putri Papua dan Papua Barat, dan disabilitas.

Kebutuhan formasi CPNS 2019 di Kemenpora membuka peluang untuk lulusan Diploma (D-III) dan Sarjana (S-1).

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat melalui https://kemenpora.go.id.

pihak Kemenpora membagi kriteria pelamar menjadi empat klasifikasi, yakni umum, lulusan terbaik atau cumlaude, putra atau putri Papua dan Papua Barat, dan disabilitas.

Kebutuhan formasi CPNS 2019 di Kemenpora membuka peluang untuk lulusan Diploma (D-III) dan Sarjana (S-1).

Rincian formasi:

Sarjana (S-1)

  • Analis Teknologi Industri, 1 formasi
  • Konservator, 1 formasi

Diploma (D-III)

  • Pemandu Museum, 1 formasi
  • Penata Keuangan, 1 formasi
  • Pengelola Data Keamanan dan Ketertiban, 1 formasi
  • Pengelola Keuangan, 1 formasi
  • Registrar, 1 formasi
  • Verifikator Keuangan, 4 formasi

Pendaftaran:

  1. Pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan lamaran dilaksanakan online ke laman SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id mulai tanggal 11-25 November 2019.
  2. Pada saat pendaftaran secara online, berkas yang harus disiapkan sebagai berikut:
    • Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku;
    • Ijazah dan Transkrip Nilai yang digunakan sebagai dasar pelamaran;
    • Bukti akreditasi perguruan tinggi dalam negeri dan/atau program stusi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah.
  3. Batas unggah dokumen maksimal pada tanggal 25 November 2019 pukul 23.59 WIB;
  4. Pelamar yang telah melakukan pendaftaran secara online mencetak kartu pendaftaran SSCASN 2019 pada laman https://sscasn.bkn.go.id.

Tahapan seleksi:

Tahap I
  1. Berkas lamaran yang diunggah (upload) akan diseleksi oleh panitia, pelamar yang telah memenuhi persyaratan administratif akan diumumkan melalui laman https://kemenpora.go.id.
  2. bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi diwajibkan mencetak kartu peserta ujian (berwarna) pada laman https://sscasn.bkn.go.id.
Tahap II
  1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT) dengan bobot 40 persen
  2. kelengkapan yang dibawa pada waktu mengikuti seleksi SKD:
    • Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) atau surat keterangan telah melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) yang masih berlaku (asli);
    • Foto Copy Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku;
    • Kart peserta ujian (asli);
    • Alat tulis menulis.
  3. Peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT) akan diumumkan melalui laman https://kemenpora.go.id.
Tahap III
  1. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan bobot 60 persen.
  • Wawancara dengan bobot 40 persen.
  • Assesment Center dengan bobot 60 persen.

2. Kementerian Agama (Kemenag)

Kementerian Agama (Kemenag) tahun ini juga membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Hal itu sesuai dengan surat pengumuman Nomor: P-7986/SJ/B.II.2/KP/00.2/11/2019 tentang Pelaksanaan Seleksi CPNS Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2019.

Kemenag membuka 5.815 formasi yang terbagi menjadi 6 kategori jabatan, yakni guru, dosen, penghulu, jabatan fungsional, penyuluh agama, dan pelaksana.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://kemenag.go.id.

Berikut rincian mengenai jabatan dan alokasi formasi yang dibutuhkan untuk CPNS 2019 Kemenag:

  1. Ahli Pertama-Guru Agama Islam, 39 formasi
  2. Ahli Pertama-Guru Agama Katolik, 4 formasi
  3. Ahli Pertama-Guru Akuntansi, 1 formasi
  4. Ahli Pertama-Guru Al-Quran Hadits, 105 formasi
  5. Ahli Pertama-Guru Antropologi, 5 formasi
  6. Ahli Pertama-Guru Aqidah Akhlak, 82 formasi
  7. Ahli Pertama-Guru Bahasa Arab, 124 formasi
  8. Ahli Pertama-Guru Bahasa Asing, 1 formasi
  9. Ahli Pertama-Guru Bahasa Indonesia, 121 formasi
  10. Ahli Pertama-Guru Bahasa Inggris, 92 formasi
  11. Ahli Pertama-Guru Bahasa Jepang, 3 formasi
  12. Ahli Pertama-Guru Bahasa Jerman, 3 formasi
  13. Ahli Pertama-Guru Bimbingan Konseling, 114 formasi
  14. Ahli Pertama-Guru Biologi, 54 formasi
  15. Ahli Pertama-Guru Ekonomi, 68 formasi
  16. Ahli Pertama-Guru Elektronika, 1 formasi
  17. Ahli Pertama-Guru Fikih, 65 formasi
  18. Ahli Pertama-Guru Fisika, 75 formasi
  19. Ahli Pertama-Guru Geografi, 63 formasi
  20. Ahli Pertama-Guru IPA, 65 formasi
  21. Ahli Pertama-Guru IPS, 55 formasi
  22. Ahli Pertama-Guru Kelas, 136 formasi
  23. Ahli Pertama-Guru Kimia, 59 formasi
  24. Ahli Pertama-Guru Matematika, 104 formasi
  25. Ahli Pertama-Guru Muatan Lokal, 18 formasi
  26. Ahli Pertama-Guru Penjasorkes, 118 formasi
  27. Ahli Pertama-Guru PPKN, 57 formasi
  28. Ahli Pertama-Guru Prakarya dan Kewirausahaan, 35 formasi
  29. Ahli Pertama-Guru Sejarah, 63 formasi
  30. Ahli Pertama-Guru Seni Budaya, 69 formasi
  31. Ahli Pertama-Guru Sosiologi, 50 formasi
  32. Ahli Pertama-Guru TIK, 42 formasi

Dosen

33. Asisten Ahli, 2016 formasi
34. Lektor, 115 formasi

Penghulu

35. Ahli Pertama-Penghulu, 151 formasi

Jabatan Fungsional

36. Ahli Pertama-Analis Anggaran, 6 formasi
37. Ahli Pertama-Analis Kebijakan, 16 formasi
38. Ahli Pertama-Analis Kepegawaian, 70 formasi
39. Ahli Pertama-Analis Pengelolaan Keuangan APBN, 6 formasi
40. Ahli Pertama-Apoteker, 4 formasi
41. Ahli Pertama-Arsiparis, 111 formasi
42. Ahli Pertama-Assessor SDM Aparatur, 2 formasi
43. Ahli Pertama-Auditor, 22 formasi
44. Ahli Pertama-Dokter, 4 formasi
45. Ahli Pertama-Dokter Gigi, 1 formasi
46. Ahli Pertama-Peneliti, 16 formasi
47. Ahli Pertama-Penerjemah, 2 formasi
48. Ahli Pertama-Pengelola Pengadaan barang/Jasa, 16 formasi
49. Ahli Pertama-Perancang Peraturan Perundang-undangan, 2 formasi
50. Ahli Pertama-Perawat, 2 formasi
51. Ahli Pertama-Perencana, 79 formasi
52. Ahli Pertama-Pranata Hubungan Masyarakat, 58 formasi
53. Ahli Pertama-Pranata komputer, 238 formasi
54. Ahli Pertama-Pustakawan, 85 formasi
55. Ahli Pertama-Statistisi, 12 formasi
56. Ahli Pertama-Widyaiswara, 18 formasi

Penyuluh Agama

57. Islam, 92 formasi
58. Kristen, 21 formasi
59. Katolik, 17 formasi
60. Hindu, 9 formasi
61. Buddha, 8 formasi

Pelaksana, 723 formasi

Untuk pelayanan dan penjelasan informasi mengenai pelaksanaan seleksi CPNS dapat menghubungi call center panitia pada Senin-Jumat, pukul 09.00-16.00 WIB, melalui telepon (021) 3802800, laman resmi https://kemenag.go.id, Instagram @kemenag_ri atau @cpnskemenag2019, dan Twitter @Kemenag_RI.

3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) turut membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Hal tersebut sesuai dengan Pengumuman yang dikeluarkan oleh Kemendikbud No: 126533/A.A3/KP/209 tentang Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019.

Kemendikbud membuka peluang untuk lulusan SMA/SMK/SLTA, D III hingga S1.

Total ada 202 formasi yang nantinya akan ditempatkan di Unit Utama Pusat dan Unit Pelaksana Teknis.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://cpns.kemdikbud.go.id.

4. Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka lowongan bagi beragam jabatan di CPNS 2019 ini.

Hal itu sesuai dengan surat Nomor: PENG-01/PANREK/2019 tentang Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2019.

Kemenkeu total membuka 202 formasi yang terbagi atas 10 unit penempatan.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://kemenkeu.go.id.

5. Kemenpan-RB

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) juga telah mengumumkan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Hal itu sesuai dengan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor: 368 Tahun 2019 tentang penetapan kebutuhan PNS di lingkungan Kemenpan RB Tahun Anggaran 2019.

Total terdapat 140 formasi yang terbagi menjadi dua unit penempatan, yakni di unit penempatan Kemenpan-RB sebanyak 56 formasi atau Komisi Aparatur Sipil Negara sebanyak 84 formasi.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://menpan.go.id

6. Kementerian Perindustrian (Kemenperin)

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga turut membuka seleksi CPNS 2019.

Total ada 359 formasi yang sudah disiapkan bagi lulusan Diploma Tiga (D-III), Diploma Empat (D-IV), Strata 1 (S-1), dan Strata 2 (S-2).

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://rekrutmen.kemeperin.go.id.

Persyaratan Pelamar:

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

2. Usia minimal 18 tahun dan usia maksimal 35 tahun 0 bulan 0 hari pada saat pelamar melakukan pendaftaran pada portal https://sscasn.bkn.go.id

3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih;

4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

5. Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia;

6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;

7. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;

8. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar serta tidak mengkonsumsi narkoba dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir;

9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah;

10. Bersedia mengabdi pada instansi yang dilamar dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun paling singkat selama 10 (sepuluh) tahun sejak TMT PNS.

Info lebih lanjut dapat diakses pada laman: http://rekrutmen.kemenperin.go.id/

7. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membuka kesempatan bagi para pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Hal itu sesuai dengan pengumuman Nomor: 810/12416/SJ tentang Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Dalam Negeri Tahun Anggaran 2019.

Kemendagri tahun ini membuka 370 formasi untuk 70 jabatan. Alokasi formasi tersebut terbagi ke dalam tiga jenis, yaitu formasi umum, cumlaude, disabilitas, serta putra/putri Papua/Papua Barat.

Untuk formasi umum, jumlah alokasi formasi umum adalah 324, cumlaude dengan 37 formasi, disabilitas dengan 7 formasi, dan putra/putri Papua/Papua Barat dengan 2 formasi.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://infocpns.kemendagri.go.id.

8. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga telah membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019.

Total ada 1.048 formasi yang diberikan PUPR bagi para lulusan Diploma Tiga (D-III)/Diploma Empat (D-IV)/Sarjana (S-1), dan Pasca Sarjana (S-2).

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://cpns.pu.go.id.

Persyaratan Pelamar:

1. Warga Negara lndonesia (WNl) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik lndonesia.

2. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI/POLRl, Pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

3. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau PNS, anggota TNI/POLRI atau siswa sekolah ikatan dinas Pemerintah.

4. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terllibat dalam politik praktis.

5. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih (Dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian pada saat dinyatakan lulus pada Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi Pengadaan CPNS)

6. Bebas dari penyalahgunaan Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit/Dokter Pemerintah setempat yang masih berlaku pada saat dinyatakan lulus pada Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi Pengadaan CPNS).

7. Bersedia untuk membatalkan perjanjian/kontrak kerja dengan instansi pemerintah/swasta lain, pada saat dinyatakan lulus.

8. Bersedia ditempatkan di seluruh Unit Organisasi/Unit Kerja/Satuan Kerja Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau Negara lain yang ditentukan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (dibuktikan dengan menandatangani dan menyampaikan Surat Pernyataan pada saat pendaftaran).

9. Bersedia bekerja dan menjalani ikatan dinas sekurang-kurangnya selama 10 (sepuluh) tahun dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun sekurang-sejak diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (dibuktikan dengan menandatangani dan menyampaikan Surat Pernyataan pada saat pendaftaran).

10. Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer yang meliputi kemampuan mengoperasikan sistem operasi, menggunakan microsoft office dan internet (pengoperasian email dan kemampuan browsing/searching).

Info lebih lanjut dapat diakses pada laman: http://cpns.pu.go.id/2019/

9. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Total terdapat 4.598 formasi yang terdiri dari 87 formasi cumlaude, 19 formasi disabilitas, 180 fomasi untuk putra/putri Papua dan Papua Barat, serta 4.312 formasi umum.

Selain itu, Kemenkumham juga membuka kesempatan bagi para lulusan SMA/SMK/MA.

Lulusan SMA/SMK/MA mendapat jatah 3.532 formasi dengan 2.875 formasi disediakan untuk jabatan penjaga tahanan serta 101 formasi untuk putra/putri Papua dan Papua Barat.

Lulusan SMA/MA/SMK juga bisa mendaftar pada jabatan Pemeriksa Keimigrasian Pelaksana/Pemula dengan jumlah formasi sebanyak 657.

Kemenkumham juga membuka lowongan bagi Diploma III, Sarjana/S-1/D-IV, dan dokter.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://cpns.kemenkumham.go.id.

9. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Total terdapat 4.598 formasi yang terdiri dari 87 formasi cumlaude, 19 formasi disabilitas, 180 fomasi untuk putra/putri Papua dan Papua Barat, serta 4.312 formasi umum.

Selain itu, Kemenkumham juga membuka kesempatan bagi para lulusan SMA/SMK/MA.

Lulusan SMA/SMK/MA mendapat jatah 3.532 formasi dengan 2.875 formasi disediakan untuk jabatan penjaga tahanan serta 101 formasi untuk putra/putri Papua dan Papua Barat.

Lulusan SMA/MA/SMK juga bisa mendaftar pada jabatan Pemeriksa Keimigrasian Pelaksana/Pemula dengan jumlah formasi sebanyak 657.

Kemenkumham juga membuka lowongan bagi Diploma III, Sarjana/S-1/D-IV, dan dokter.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://cpns.kemenkumham.go.id.

10. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu)

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) resmi mengumumkan pembukaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Total terdapat 132 formasi yang disediakan Kemenlu untuk lulusan Sarjana (S-1) dan Master/Magister (S-2).

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://kemlu/go.id.

Persyaratan Pelamaran:

1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih;

3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI/POLRI, Pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

4. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, Prajurit TNI, anggota POLRI, dan siswa sekolah ikatan dinas Pemerintah;

5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;

6. Memiliki kualifikasi Pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;

7. Sehat jasmani dan rohani;

8. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya;

9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah, termasuk di negara/wilayah yang rawan secara politik, ekonomi maupun keamanan;

10. Bersedia mengabdi pada Kementerian Luar Negeri dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun selama 10 tahun sejak terhitung mulai tanggal pengangkatan sebagai PNS.

Info lebih lanjut dapat diakses pada laman:https://e-cpns.kemlu.go.id/

11. Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga umumkan seleksi CPNS 2019 di lingkungannya.

Total terdapat 2.205 formasi yang disediakan bagi para lulusan D-III, D-IV, S-1, dan S-2.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://cpns.kemkes.go.id.

Persyaratan Pelamar:

1. Warga Negara Republik Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat pendaftaran online.

4. Usia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun pada saat pendaftaran online, khusus untuk jabatan:

a. Dokter ahli pertama, dokter gigi ahli pertama, dan dokter pendidik klinis ahli pertama dengan kualifikasi pendidikan dokter spesialis/dokter gigi spesialis;

b. Dosen (Lektor) dengan kualifikasi pendidikan Strata Tiga (S-3/ Doktor).

4. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih;

5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

6. Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia;

7. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;

8. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;

9. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar;

10. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obat terlarang atau sejenisnya;

11. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

12. Tidak merokok;

13. Tidak mengajukan pindah dari unit kerja penempatan selama 5 (lima) tahun sejak diangkat sebagai CPNS dan tidak akan mengajukan pindah selama 10 (sepuluh) tahun dari Kementerian Kesehatan sejak diangkat sebagai PNS;

14. Setiap pelamar mampu mengoperasikan komputer (MS Office, email dan browsing internet);

15. Pelamar berasal dari Perguruan Tinggi dan Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)/Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) saat kelulusan, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 (skala 4,00).

Info lebih lanjut dapat diakses pada laman: https://cpns.kemkes.go.id/

12. Kementerian Pertanian (Kementan)

Kementan membuka total 518 formasi pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 ini.

Dalam CPNS 2019 ini, Kementan membuka kesempatan bagi para lulusan SMK, D-III, dan S-1.

Hal itu sesuai dengan pengumuman Nomor: 4456/KP.110/A/09/2019 tentang Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun Anggaran 2019.

Kementerian Pertanian mengalokasikan 362 kursi untuk 37 jabatan fungsional dan 156 kursi untuk 50 jabatan pelaksana.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://cpns.pertanian.go.id.

Persyaratan Pelamar:

1. Usia pada saat melamar minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun 0 bulan 0 hari;

2. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Repubik Indonesia;

3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindakan pidana kejahatan;

4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI/POLRI, Pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

5. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau PNS, prajurit TNI, anggota POLRI, dan siswa sekolah ikatan dinas Pemerintah;

6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;

7. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;

8. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar.

9. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari rumah sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku, dan wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir);

10. Bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (dengan menandatangani surat pernyataan)

Info lebih lanjut dapat diakses pada laman: http://cpns.pertanian.go.id/

13. Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka total 1.244 formasi pada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 412 Tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2019.

Jabatan yang dibutuhkan Kemenhub antara lain Inspektur Keamanan Penerbangan, Teknisi Penerbangan, Ahli Ukur Kapal, Pemeriksa Perkeretaapian, untuk jabatan teknis di sektor transportasi.

Kemenhub juga membuka formasi untuk jabatan umum seperti Pranata Hubungan Masyarakat, Analis Kepegawaian dan Ahli Perencana.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://cpns.dephub.go.id.

14. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA) mengalokasikan total 25 formasi pada CPNS 2019 ini.

Sesuai dengan pengumuman Nomor 179 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil di KemenPPPA, KemenPPPA membutuhkan 25 formasi jabatan di lingkungan KemenPPPA.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://kemenpppa.go.id.

Persyaratan Pelamar:

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia

2. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan;

3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai Pegawai Swasta;

4. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil, atau Pegawai Negeri Sipil, Anggota TNI/Polri dan siswa sekolah ikatan dinas pemerintah;

5. Tidak berkedudukan sebagai anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;

6. Memenuhi persyaratan kualifikasi pendidikan (jenjang dan jurusan) yang sesuai dengan lowongan formasi jabatan;

7. Sehat jasmani dan rohani sesuai jabatan yang dilamar;

8. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika, dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir);

9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

10. Usia pelamar paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar

11. Pelamar merupakan lulusan:

a. Jenis Formasi Umum:

  • Perguruan Tinggi Dalam Negeri dari perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan/atau Pusdiknakes/ LAM-PTKes pada saat kelulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 (tiga koma nol) untuk Perguruan Tinggi Negeri dan 3.25 (tiga koma dua puluh lima) untuk Perguruan Tinggi Swasta;
  • Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan ijasah dan transkrip nilai telah disetarakan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 (tiga koma nol)

b. Jenis Formasi Cumlaude:

  • Perguruan Tinggi Dalam Negeri dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan dan dibuktikan dengan adanya kata “Cumlaude/dengan pujian” pada ijasah atau transkrip nilai
  • Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah memperoleh penyetaraan ijasah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara Cumlaude dari kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi

c. Jenis Formasi Disabilitas:

  • Perguruan Tinggi Dalam Negeri dari perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan/atau Pusdiknakes/ LAM-PTKes pada saat kelulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2.75 (dua koma tujuh puluh lima) baik untuk Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta;
  • Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan ijasah dan transkrip nilai telah disetarakan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2.75 (dua koma tujuh puluh lima)

d. Jenis Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat:

  • Perguruan Tinggi Dalam Negeri dari perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan/atau Pusdiknakes/ LAM-PTKes pada saat kelulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2.75 (dua koma tujuh puluh lima) baik untuk Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta;
  • Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan ijasah dan transkrip nilai telah disetarakan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2.75 (dua koma tujuh puluh lima)

12. Untuk Semua jabatan dipersyaratkan memiliki TOEFL ITP/ Paper Based Toefl minimal 400 (setara dengan Computer Based Toefl minimal 133/ Internet Based Toefl minimal 45/ TOEIC 405/ IELTS 4) atau Toefl Prediction Test 450, yang telah diperoleh sejak bulan Agustus 2018 dan setelahnya, kecuali untuk pelamar dengan kriteria Putra/Putri Papua atau Papua Barat, dan Penyandang Disabilitas

13. Khusus untuk pelamar dormasi jabatan Ahli Pertama Penerjemah memiliki TOEFL ITP minimal 550 atau IELTS minimal 6,0 yang diperoleh sejak bulan Agustus 2018 dan setelahnya

14. Bagi pelamar penyandang disabilitas diwajibkan untuk hadir pada saat verifikasi untuk memastikan kesesuaian formasi dengan jenis dan derajat kedisabilitasannya yang disandang oleh pelamar, sebelum pelaksanaan SKD sesuai jadwal yang telah ditentukan

15. Untuk pelamar formasi jabatan Ahli Pertama Psikolog Klinis harus menyertakan Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku pada saat pendaftaran, dibuktikan dengan tanggal masa berlaku yang tertulis pada STR

16. Surat Keterangan Kelulusan TIDAK BERLAKU

Info lebih lanjut dapat diakses pada laman: https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/84/2406/pengumuman-no-179-tahun-2019-tentang-pelaksanaan-cpns-kemenpppa-2019

15. Kementerian LHK

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membuka total 705 kursi yang terbagi menjadi 27 jabatan di CPNS 2019.

Terbuka bagi lulusan SMK, D-III, S-1, dan S-2, di mana terdapat sejumlah persyaratan khusus bagi masing-masing jalur.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di http://ropeg.menlhk.go.id.

16. Kementerian ATR/BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) juga telah resmi mengumumkan pembukaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Total terdapat 727 formasi yang sudah disiapkan bagi para lulusan D-1, D-III, hingga S-1.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://atrbpn.go.id.

Persyaratan Pelamar:

1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

2. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;

3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

4. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Negeri Sipil, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dan tidak sedang terikat perjanjian atau kontrak kerja dengan instansi lain;

5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;

6. Sehat Jasmani dan Rohani;

7. Tidak mengkonsumsi/menggunakan Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif;

8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Info lebih lanjut dapat diakses pada laman: https://www.atrbpn.go.id/Publikasi/Pengumuman/penerimaan-calon-pegawai-negeri-sipil-kementerian-agraria-dan-tata-ruang-badan-pertanahan-nasional-tahun-2019-98324

17. Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT)

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI telah resmi mengumumkan pembukaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Total ada 230 formasi yang disediakan bagi lulusan Diploma Tiga (D-III) dan Sarjana (S-1).

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://kemendesa.go.id.

Persyaratan Pelamar:

1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah​ mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih;

3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI/POLRI, Pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

4. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS, Prajurit TNI, Anggota POLRI, dan siswa sekolah ikatan dinas pemerintah;

5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;

6. Sehat jasmani, rohani, dan jiwa/mental sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar (Dibuktikan dengan Surat Keterangan Sehat Jasmani dari dokter umum dan Surat Keterangan sehat mental dari dokter spesialis jiwa Rumah Sakit pemerintah yang masih berlaku, dan wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi Penerimaan CPNS);

7. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku, dan wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi Penerimaan CPNS);

8. Khusus bagi pelamar formasi disabilitas diwajibkan melampirkan Surat Keterangan Dokter yang menerangkan jenis/tingkat/derajat disabilitasnya dari Rumah Sakit Pemerintah (asli) pada saat melamar;

9. Wajib bersedia ditempatkan di seluruh Unit Organisasi/Unit Kerja/Satuan Kerja Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi;

10. Wajib bersedia mengabdi pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun sekurang-kurangnya selama 10 (sepuluh) tahun sejak TMT PNS;

11. Memiliki kompetensi dan kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar, serta memiliki intelegensia yang tinggi untuk pengembangan kapasitas dan kinerja organisasi;

12. Usia pada saat melamar terhitung per tanggal 1 November 2019, paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun 0 bulan 0 hari berdasarkan tanggal kelahiran yang tercantum pada Ijazah yang digunakan sebagai dasar untuk pelamaran;

13. Pelamar merupakan lulusan:

a. Jenis Formasi Umum

1) Dari lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan/atau Program Studi yang terakreditasi pada BAN PT dan/atau Pusdiknakes/ LAM-PTKes pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) untuk jenjang Pendidikan Sarjana/S-1 dan Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) untuk jenjang Pendidikan Diploma III/D-III, jika akreditasi tidak tertulis di dalam ijazah/transkrip nilai maka dibuktikan dengan keterangan akreditasi yang serendah-rendahnya ditandatangani oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik atau Pejabat lainnya yang dipersamakan, atau sertifikat akreditasi yang dikeluarkan oleh BAN PT/ Pusdiknakes/ LAM-PTKes, atau cetakan tangkapan layar (screen capture) direktori hasil akreditasi dari website BAN PT dan wajib dilampirkan pada saat melamar.

2) Dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri wajib melampirkan bukti bahwa ijazah dan transkrip nilainya telah mendapatkan penyetaraan dari Kementerian yang bertanggung jawab di bidang Pendidikan Tinggi, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) untuk jenjang Pendidikan Sarjana/S-1 dan Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) untuk jenjang Pendidikan Diploma III/D-III.

b. Jenis Formasi Cumlaude

1) Dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri terakreditasi A/unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada BAN PT dan/atau Pusdiknakes/ LAM-PTKes pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah, dan dibuktikan dengan adanya kata “Cumlaude/dengan pujian” pada ijazah atau transkrip nilai. Apabila akreditasi tidak tertulis di dalam ijazah/transkrip nilai maka dibuktikan dengan keterangan akreditasi yang serendah-rendahnya ditandatangani oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik atau Pejabat lainnya yang dipersamakan, atau sertifikat akreditasi yang dikeluarkan oleh BAN PT/ Pusdiknakes/ LAM-PTKes, atau cetakan tangkapan layar (screen capture) direktori hasil akreditasi dari website BAN PT dan wajib dilampirkan pada saat melamar.

2) Dari Perguruan Tinggi Luar Negeri wajib melampirkan surat keputusan penyetaraan ijazah dan keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara Cumlaude/dengan pujian dari Kementerian yang bertanggung jawab di bidang Pendidikan Tinggi.

c. Jenis Formasi Disabilitas

1) Dari lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan/atau Program Studi yang terakreditasi pada BAN PT dan/atau Pusdiknakes/ LAM-PTKes pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) untuk jenjang Pendidikan Sarjana/S-1 dan Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) untuk jenjang Pendidikan Diploma III/D-III jika akreditasi tidak tertulis di dalam ijazah/transkrip nilai maka dibuktikan dengan keterangan akreditasi yang serendah-rendahnya ditandatangani oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik atau Pejabat lainnya yang dipersamakan, atau sertifikat akreditasi yang dikeluarkan oleh BAN PT/ Pusdiknakes/ LAM-PTKes, atau cetakan tangkapan layar (screen capture) direktori hasil akreditasi dari website BAN PT dan wajib dilampirkan pada saat melamar.

2) Dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri wajib melampirkan bukti bahwa ijazah dan transkrip nilainya telah mendapatkan penyetaraan dari Kementerian yang bertanggung jawab di bidang Pendidikan Tinggi, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) untuk jenjang Pendidikan Sarjana/S-1 dan Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) untuk jenjang Pendidikan Diploma III/D-III.

d. Jenis Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat

1) Dari lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan/atau Program Studi yang terakreditasi pada BAN PT dan/atau Pusdiknakes/ LAM-PTKes pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2,50 (dua koma lima) untuk jenjang Pendidikan Sarjana/S-1 dan Minimal 2,50 (dua koma lima) untuk jenjang Pendidikan Diploma III/D-III, jika akreditasi tidak tertulis di dalam ijazah/transkrip nilai maka dibuktikan dengan keterangan akreditasi
yang serendah-rendahnya ditandatangani oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik atau Pejabat lainnya yang dipersamakan, atau sertifikat akreditasi yang dikeluarkan oleh BAN PT/ Pusdiknakes/ LAM-PTKes, atau cetakan tangkapan layar (screen capture) direktori hasil akreditasi dari website BAN PT dan wajib dilampirkan pada saat melamar.

2) Dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri wajib melampirkan bukti bahwa ijazah dan transkrip nilainya telah mendapatkan penyetaraan dari Kementerian yang bertanggung jawab di bidang Pendidikan Tinggi, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2,50 (dua koma lima) untuk jenjang Pendidikan Sarjana/S-1 dan Minimal 2,50 (dua koma lima) untuk jenjang Pendidikan Diploma III/D-III.

Info lebih lanjut dapat diakses pada laman: https://www.kemendesa.go.id/view/publikasi/321/pengumuman-penerimaan-cpns-kementerian-desa-pembangunan-daerah-tertinggal-dan-transmigrasi-tahun-anggaran-2019

18. Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker)

Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) turut membuka seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPN) 2019.

Kali ini, total terdapat 416 formasi yang diberikan bagi para lulusan D-III, D-IV, S-1, dan S-2.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://kemnaker.go.id.

19. Kementerian ESDM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka seleksi penerimaan CPNS tahun 2019.

Total ada 50 formasi yang dibuka bagi para lulusan Diploma Tiga (D-III) dan Sarjana (S-1).

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://cpns.esdm.go.id.

20. Kemenko Maritim

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia juga membuka penerimaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Total ada 72 formasi yang disediakan oleh Kemenko Maritim bagi para lulusan D-III, D-IV, S-1, dan S-2.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://maritim.go.id.

21. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membuka penerimaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Disediakan total 86 formasi bagi para lulusan D-III, D-IV, S-1, dan S-2.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://kemenpar.go.id

22. Kementerian Sosial (Kemensos)

Kementerian Sosial pun juga membuka penerimaan seleksi pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Kemensos membuka total 117 formasi bagi lulusan D-III, D-IV, dan S-1.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://cpns.kemsos.go.id.

23. Kementerian Sekretariat Negara

Kementerian Sekretariat Negara juga turut membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Total terdapat 60 formasi bagi para lulusan D-III, D-IV, S-1, dan S-2.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://www.setneg.go.id

24. Kementerian Perdagangan (Kemendag)

Kementerian Perdagangan juga membuka seleksi pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 ini.

Kemendag menyediakan 222 formasi bagi pelamar dari lulusan D-III, S-1, dan S-2.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di http://rekrutmen.kemendag.go.id

25. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

KKP membuka penerimaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 ini.

Disediakan total 399 formasi bagi para pelamar dengan lulusan SUPM/SMK, D-III, D-IV, S-1, dan S-2.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://kkp.go.id

26. Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional

Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) membuka penerimaan seleksi pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019.

Total terdapat 209 formasi bagi para pelamar dengan lulusan S-1 dan S-2.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://rekrutmen.bappenas.go.id

27. Kementerian Pertahanan

Kementerian Pertahanan juga membuka seleksi penerimaan pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019.

Kementerian pimpinan Prabowo Subianto tersebut membuka total 522 formasi bagi lulusan D-III, D-IV, S-1, dan S-2.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://kemhan.go.id.

28. Kemenko Perekonomian

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian membuka seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 pada tahun 2019 kali ini.

Dibuka total 67 formasi bagi pelamar yang berasal dari lulusan D-IV, S-1, dan S-2.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://rekrutmen.ekon.go.id

29. Kemenko PMK

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) membuka penerimaan seleksi clon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Total terdapat 77 formasi yang dibuka pihak PMK bagi pelamar yang lulus dari D-III, D-IV, dan S-1.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://kemenkopmk.go.id

30. Kemenko Polhukam

Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) juga membuka seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Disediakan total 60 formasi bagi pelamar lulusan D-III dan S-1.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://polkam.go.id

31. Kementerian Koperasi dan UKM

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah juga membuka seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019.

Total terdapat 98 formasi bagi para pelamar dengan lulusan D-III, D-IV, dan S-1.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di http://www.depkop.go.id

32. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)

Kominfo membuka penerimaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Disediakan total 581 formasi bagi para lulusan D-III, D-IV, S-1, dan S-2.

Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di https://web.kominfo.go.id

Ok semoga yang daftar CPNS bisa jadi PNS, lalu jangan lupa share dan bagikan artikel ini agar kalian dan teman kalian selalu update berita, informasi seputar Kediri dan sekitarnya. Serta, aktifkan tombol loncengnya “Turn on Post Notifications” biar selalu update info dari parekampunginggris.co


Baca juga artikel:

1. Nilai TOEFL Minimal 450 Menjadi Syarat Penerimaan CPNS

Creator. Korean drama fans. Introvert. Fixers. Travel ninja. SEO practitioner. Thinker.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Ads




Terkini

Advertisement